Salah satu permainan yang asik lagi jaman dulu… Main bakar-bakar kertas/koran. Kalau perlu ditambah lilin, ditetes lilinnya ke bekas bakarnya jadi tambah seru.
Tapi yang harus diperhatikan, jangan sampai menjadi sumber kebakaran. Atau jangan sampai baunya mengganggu orang lain. CO2 itu loh.
Tentunya jangan disemprot minyak dan bensin. Atau baygon (bahaya total).
Jika kita sering pergi keluar dengan membawa beberapa ponsel / gadget. Atau pergi bersama teman, rekan sekerja, keluarga. Kadang-kadang kita membutuhkan listrik untuk mencharge handphone / gadget kita. Kita bisa membawa Power Bank, biasanya power bank saya taruh di mobil, atau bisa juga dengan portable charger yang dipasang di mobil untuk mencharge ponsel kita.
Cafe merupakan salah satu tempat yang tepat untuk melakukan charge. Sangat bagus jika sudah ada 1 colokan listrik. Nah di sini problemnya, jika kita minta ke penjaga cafe biasanya mereka tidak menyediakan colokan tambahan / T. Karena itu ada baiknya kita membawa T sendiri. Selain harganya tidak mahal, juga sangat ringan sehingga gampang dibawa-bawa.
Samsung Galaxy Note, dengan layar yang lebar dan tebal yang tipis, membuatnya menjadi salah satu yang sangat favorite buat jadi alat baca ebook, atau browsing. Ukurannya pas 5,3″ dengan resolusi yang tinggi. Tetapi di luar itu, ada beberapa yang cukup mengganggu saya. Semoga ada perbaikan.
1. Touch Screen
Saking kerennya, ada beberapa titik di Gadget tersebut yang kadang-kadang sering terpencet tanpa sengaja. Mungkin kita bisa bilang, lama-lama juga expert.. Tapi pernahkan kita memperlihatkan sesuatu ke orang lain. Dan baru gadgetnya berpindah tangan, lalu teman kita bingung karena layarnya berganti.
2. Screen Lock
Saya termasuk yang tidak suka mengunci dengan password, atau hal-hal lain di HP saya. Problemnya dengan model Galay Note ini, adalah model swipe sangat mudah terpencet secara tidak sadar ketika kita menaruhnya di kantung celana. Walaupun pada saat handphone tersebut dalam keadaan mati, pas kita keluarkan dari kantong bisa-bisa sudah ada beberapa shortcut dan widget yang hilang atau berpindah.
Solusi yang saya gunakan sekarang, menggunakan metode lain untuk lock screen.
3. Mode Landscape dan Portrait
Mode Landscape merupakan salah satu favorite saya dalam menggunakan Gadget ini. Saya sering berpindah-pindah dari browsing, facebook, reading, twitter, dll. Yang tidak enaknya menurut saya. Pada saat pindah-pindah itu. Layarnya otomatis pindah menjadi portrait pada saat di Halaman muka seperti di bawah ini:
“>https://www.youtube.com/watch?v=yAz1oq2CQsU]
4. Tempat lokasi penyimpanan file download
Jika kita mendownload file, lewat browser maupun lewat email attachment. Maka file-file tersebut akan ditaruh di dalam satu directory. Hal ini cukup mengganggu, terutama jika kita tidak cepat-cepat memindahkan file tersebut. Bakal kesulitan mencari filenya. <– beda dengan rekannya ios. Di ios, otomatis setelah kita beres download akan diberikan pertanyaan akan dihandle oleh siapa file tersebut. Otomatis akan ada di aplikasi tersebut untuk di kemudiannya.
5. Space Penyimpanan Apps.
Walaupun kita sudah menambahkan SDCard / mini sd. Kita tetap kesulitan menaruh apps di situ. Hanya sebagian apps yang bisa dipindahkan ke external memory. Karenanya walaupun disebutkan memiliki memory sekian besar, yang efektif bisa digunakan biasanya kecil.
Terutama nomor 3, semoga ada perbaikan di kemudian hari.
Buat teman-teman yang senang membaca buku (atau senang koleksi buku), Calibre merupakan salah satu Aplikasi yang “must have“. Saya sudah menggunakan calibre mungkin sejak Sony PRS505 baru keluar waktu itu. Dengan Calibre beberapa keperluan management ebook dipenuhi seperti:
List buku yang kita miliki.
Convert dari satu format ke format lainnya.
Connect ke ebook reader (kindle, sony prs, android, ipad/iphone, dll) dan kita bisa langsung mengatur buku-buku tersebut.
Fitur download langsung dari situs buku gratis.
Convert dari website ke dokumen yang bisa dibaca di ebook reader.
Mengambil metadata seperti cover buku, nama buku, pengarang, dll secara otomatis.
Filtering buku.
Dapat memindahkan buku ke gadget melalui browser/http (bekerja sebagai web server).
Dan masih banyak lagi.
Anda dapat menggunduh Calibre secara gratis di: http://calibre-ebook.com/download . Gratis? ya gratis… pembuatnya juga sering sekali melakukan update, dan menyediakan fasilitas utk request jika ada usulan-usulan. Selain versi windows, terdapat juga versi mac dan linux.
Buat para jailbreak-er iOS, tampaknya saat ini harus lebih hati-hati.
Dulu di itunes apps, jika apps yang ada di ipad/iphone kita adalah apps jailbreak dan kita melakukan update, maka akan ada pesan error tidak bisa mengupdate (atau aplikasi setelah diupdate tidak bisa terinstall ke dalam gadget kita). Kelihatannya Apple / itunes sudah merubah kebijaksanaannya. Sekarang, jika kita melakukan update pada aplikasi yang sudah di jailbreak, appsnya akan langsung terupdate tapi invoicenya langsung jalan.
Lebih susahnya lagi, kadang-kadang karena banyaknya aplikasi kita suka lupa mana yang jailbreak mana yang beli asli.
Jika benar Apple melakukan kebijakan ini, menurut saya adalah langkah yang sangat smart.
Akhirnya “App Inventor” yang dulu ada di android sudah jalan oleh MIT.. tahun lalu, google melepaskan service ini ke pihak lain (MIT). Pada versi awal, saya sudah mencoba menggunakannya dan saya rasa cukup menarik untuk digunakan untuk mengajar anak-anak / orang yang baru belajar programming. Kita bisa mengaksesnya ke: http://appinventor.mit.edu/
App Inventor Website (MIT)
Belajar, sering kali membuat kita malas kalau terus menerus mempelajari teori tanpa ada praktek langsung yang kelihatan. Dengan adanya service / website ini, maka akan dapat membantu kita untuk belajar lebih mengenai pemrograman. Kelebihan utama dengan service ini adalah:
Sebagian sistem menggunakan sistem drag and drop. Juga secara visual kelihatan dengan baik.
Ada tutorial yang cukup lengkap. Dapat dipastikan jika kita melakukan tutorial akan menghasilkan result yang sama (karena tidak ada perbedaan antara tools dan environment yang digunakan).
Kita dapat melihat resultnya secara langsung di device. Ini sangat menarik, karena kita mendapatkan result segera di ponsel yang ada di tangan kita.
Cara penggunaannya mirip dengan scratch. http://scratch.mit.edu <– beberapa anak-anak sudah terbiasa menggunakan scratch.
Appsnya bisa diexport juga. Sehingga bisa digunakan di handphone lain (tidak usah di dalam produksi).
Proses belajar juga dipercepat, kita tidak perlu install tools2, setting2. Yang mana esensi belajar pemrograman itu adalah pemrograman itu sendiri (bukan install2).
Sebagai orang tua, kita perlu menjaga agar anak kita tidak belajar sesuatu yang buruk dari internet, film, atau game yang mereka inginkan. Orang tua memiliki nilai-nilai yang dipegangnya.
Problemnya, kadang-kadang kita ingin gampangnya saja. Misalnya anak mengganggu orang tuanya terus jadi dikasih game saja.
Atau kadang orang tua terlalu sibuk. Tidak sempat menjaganya.
Atau karena banyaknya channel, kita tidak bisa memilihnya.
Hari minggu beberapa minggu yang lalu, sepulang dari gereja. Saya mengemudi berdua dengan istri. Rencana makan lomie di jalan Pasir Kaliki Bandung bersama kawan. Pas dari arah Kebon Kawung.. Ada polisi tiba-tiba memberhentikan kami. Wah ternyata istri saya lupa memakai Safety Belt.
Setelah dengan sopan Pak Polisi menanyakan surat-surat kami. Lalu mengingatkan kesalahan kami, lalu Pak Polisi memperlihatkan daftar tilang. Nilainya cukup besar (agak sedih saya), lalu ybs menanyakan mau diselesaikan bagaimana. Ybs juga bilang bahwa angka tersebut adalah angka maksimal.
Saat itu perasaan campur aduk, baru denger kotbah dengan sungguh-sungguh, tapi males kalau sampai harus melalui proses pengadilan. Istri sih bulat kelihatannya… Lalu kami menanyakan adakah surat tilang yang bisa dikeluarkan untuk proses langsung ke bank.
Di dalam pikiran, cuma kepikir bakal rumit kalau harus ditilang. Lalu ybs bilang tidak ada. Lalu saya bilang ‘ditilang saja pak, ngga apa’. Pak polisinya senyum, lalu bertanya apa saya mau ke gereja. Saya bilang baru pulang.. Dia terus bilang ‘kali ini saya peringati saja, lain kali harus lebih hati2′ sambil mengembalikan surat-surat saya.
Doeng!! Saya kaget.. Tapi senang sekali. Puji Tuhan, Dia menunjukkan bahwa kalau kita mau benar pasti ada jalan. Saya senyum dan berlalu. Semoga Pak Polisi tersebut juga diberkati. Salam sejahtera Pak…
Kita harus lebih berhati-hati kepada phishing. Email client kita kadang-kadang masih meloloskan beberapa email phishing. Phishing yang belakangan saya terima adalah dari paypal, amazon, dan tempat2 lain yang sering kita gunakan transaksi.
Phishing, mencari cara mendapatkan informasi kita dengan cara pura-pura mengakui dari orang lain yang mana meminta informasi ke kita.
Menurut wikipedia: Phishing is the act of attempting to acquire information such as usernames, passwords, and credit card details (and sometimes, indirectly, money) by masquerading as a trustworthy entity in an electronic communication.
Nah, yang sering membuat saya hampir klik (pernah juga ke klik) adalah jika salah satu website di mana kita sering pakai untuk transaksi (misalnya paypal, amazon, ebay,…), tiba-tiba mengirimkan email ke kita bahwa kita telah dipotong suatu nilai. Misalnya membeli barang yang mahal. Karena emosi, takut, kaget, kita bisa tiba-tiba klik link tersebut. Berhasilah mereka.
Padahal jika kita tetap tenang, kursor mouse kita dekatkan ke email tersebut.. Akan kelihatan alamatnya berbeda.